Asteroid Berpotensi Tabrak Bumi, Perlukah Khawatir?

14 Mei 2021, 3:45 AM
88 Views
e4f6970f-2335-42d2-a105-fc52d2c68b05

Jakarta – Asteroid di masa lalu sudah beberapa kali menghantam Bumi. Nah, laporan terbaru dari badan antariksa Eropa (European Space Agency/ESA) menyebutkan ada kemungkinan asteroid bernama 2006 QV89 menuju Bumi pada bulan September nanti. Perlukah khawatir?

ESA terus memonitor rute yang diambil 2006 QV89. Berdasarkan model estimasi ESA, kemungkinan besar asteroid ini melewati Bumi dengan jarak lebih dari 6,8 juta kilometer. Tapi, ESA memperingatkan ada potensi 2006 QV89 menghantam planet kita ini.

“ESA mendaftar obyek angkasa paling berbahaya dan mereka baru menambahkan sebuah asteroid sebesar sekitar lapangan bola mengarah langsung ke kita, tapi tak perlu khawatir. Itu karena asteroid 2006 QV68 hanya punya kemungkinan 1 banding 7.000 menabrak Bumi,” tulis Austin Williams, kolumnis sains di Fox.

“Jika Anda cemas, Anda berisiko lebih tinggi sekarat dari kedinginan parah, yang kemungkinan terjadinya 1 banding 6.045. Ukuran agar lembaga antariksa bertindak adalah jika ditentukan kemungkinan tabrakan 1 banding 100,” papar dia.

2006 QV89 berukuran lumayan kecil, memiliki panjang 40 meter. ESA menyebutkan asteroid itu bakal melintasi Bumi tepatnya pada tanggal 9 September 2019.

Austin mengakui memang tidak bisa dikatakan Bumi sepenuhnya aman dari ancaman asteroid. Pada 15 Februari 2013 misalnya, sebuah asteroid jatuh di kota kecil Rusia bernama Chelyabink yang merusak 7.200 bangunan serta melukai 1.500 orang. 

Menurut NASA, angka asteroid yang dekat dengan Bumi berjumlah lebih dari 19 ribu di awal 2019. NASA dan berbagai lembaga antariksa pun telah melakukan beragam antisipasi jika suatu saat nanti terjadi potensi bahaya yang diakibatkan tumbukan asteroid.

Awal Mei lalu, NASA membuat skenario menakutkan tentang jatuhnya asteroid raksasa ke planet Bumi. Meski berhasil mengamankan, ternyata ada sebagian asteroid itu yang meluncur ke tengah kota New York. 

Setelah dianalisa, tidak ada cara lain yang lebih aman selain mengevakuasi seluruh warga New York demi keselamatan mereka. NASA menjelaskan simulasi itu didesain membantu pemegang kebijakan mempraktekkan jika terjadi tumbukan asteroid dengan skenario terburuk. (fyk/krs)

Sumber : detik.com

Baca Juga

September 1, 2022

LatinEuro fue pionero en las citas internacionales para el 1980 y today Reafirma el derecho a tener una cita fuera de el camino

La Scoop: LatinEuro es en realidad mundial sitio de citas dónde solteros en Europa y Latinoamérica América descubrir entre sí sin tener ningún dolor de cabeza. La plataforma proporciona...

Agustus 18, 2022

Momentum 77 Tahun Kemerdekaan RI, AHY Ajak Rawat Persatuan, Demokrasi & Kebangkitan Ekonomi

LunpiaJatengNews.com, Jakarta- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi Annisa Larasati Pohan mengikuti Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi secara virtual, Rabu...

Agustus 10, 2022

Kader Demokrat Wonogiri Ramai-ramai Mendoakan AHY di Hari Ulang Tahunnya

LunpiaJatengNews.com – Hari ini, 10 Agustus 2022 Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merayakan ulang tahunnya. Pria berbadan tegap nan rupawan itu genap berusia 44 tahun....

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Langganan Newsletter

Recent News