3 Pertanyaan Tentang Vaksin Sinovac, Ini Jawaban WHO

05 June 2021, 3:25 AM
27 Views
075307800_1608135140-20201216-Vaksin-COVID-19-5

Kelompok Ahli Penasihat Strategis WHO (SAGE) terkait Imunisasi menjawab sejumlah hal mengenai vaksin Sinovac.

Lewat sebuah tulisan di situs resmi WHO, SAGE menjabarkan hal-hal yang perlu masyarakat ketahui tentang vaksin COVID-19 produksi Sinovac Biotech Ltd, China, yang baru saja mengantongin izin penggunaan darurat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa, 1 Juni 2021.

Seberapa manjur vaksin Sinovac?

SAGE, menjelaskan, berdasarkan uji coba Fase III besar di Brasil menunjukkan bahwa dua dosis vaksin Sinovac atau CoronaVac, yang diberikan dengan selang waktu 14 hari, memiliki kemanjuran sebesar 51 persen terhadap COVID-19 yang bergejala.

Tidak hanya itu, vaksin Corona yang kini masuk dalam emergency use listing (EUL) WHO memiliki kemanjuran 100 persen terhadap COVID-19 yang parah, dan 100 persen terhadap rawat inap mulai 14 hari setelah menerima dosis kedua.

Apakah vaksin Sinovac mampu melawan varian baru virus Corona SARS-CoV-2?

Dalam sebuah studi observasional, perkiraan efektivitas CoronaVac pada petugas kesehatan di Manaus, Brasil, di mana P.1 menyumbang 75 persen dari sampel SARS-CoV-2 adalah 49,6 persen terhadap infeksi simtomatik. 

Efektivitas yang juga ditunjukkan dalam studi observasional di Sao Paulo dengan adanya sirkulasi P1, dengan 83 persen sampel.

 

Penilaian dalam pengaturan di mana variant of Concern P.2 beredar luas di Brasil, diperkirakan efektivitas vaksin sebesar 49,6 persen setelah setidaknya pemberian satu dosis, dan menjadi 50,7 persen setelah menerima dosis kedua. 

SAGE, menekankan, saat data baru tersedia, WHO akan memerbarui rekomendasi yang sesuai. 

Apakah vaksin Sinovac dapat mencegah infeksi dan penularan?

Saat ini belum ada data substantif terkait dampak vaksin COVID-19 Sinovac terhadap penularan SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19.

Sementara itu, WHO mengingatkan agar masyarakat tetap menerapkan prokol kesehatan 5M, yang sampai saat ini masih menjadi pendekatan komprehensif guna mencegah infeksi dan penularan. 

Protokol kesehatan COVID-19 5M adalah memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjaga kebersihan paru, menghindari keramaian, dan memastikan ventilasi yang memadai.

Baca Juga

October 21, 2021

Gugatan KSP Moeldoko Tidak Punya Legal Standing, Demokrat: Hukum Itu Akal Sehat

LunpiaJatengNews.com, Jakarta; Kuasa hukum DPP Partai Demokrat, Bambang Widjojanto, menyebut pokok gugatan pihak Kongres Luar Biasa (KLB) illegal Deli Serdang yang dipimpin KSP Moeldoko tidak...

October 14, 2021

Cegah Anarkisme Hukum, Demokrat Mentahkan Uji Materiil Yusril dengan Serahkan Bukti ke Kemenkumham

LunpiaJatengNews, Jakarta - Partai Demokrat (PD) secara resmi menyerahkan ratusan dokumen terkait Uji Materiil (Judicial Review) yang diajukan mantan kader pro KLB Deli Serdang yang menggugat...

October 7, 2021

Hadirkan Saksi Fakta dan Ratusan Bukti, Mantan Ketua MK Siap Patahkan Gugatan Moeldoko

LunpiaJatengNews, Jakarta - Kuasa hukum Partai Demokrat, Hamdan Zoelva, menyatakan Partai Demokrat memiliki ratusan fakta hukum untuk membuktikan bahwa keputusan Menteri Hukum dan Ham yang menolak...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Langganan Newsletter

Recent News