Terungkap! Ambisi KSP Moeldoko Ingin Menguasai Demokrat Sejak Dulu

03 Oktober 2021, 2:08 PM
146 Views
Konpers di DPP Partai Demokrat, Minggu 3 Oktober 2021
Konpers di DPP Partai Demokrat, Minggu 3 Oktober 2021

LunpiaJatengNews, Jakarta – Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra melakukan konferensi Pers di Auditorium Yudhoyono, Minggu, 3 Oktober 2021. Dalam bagian konferensi pers tersebut, Herzaky sedikit mengulas tentang keinginan Moeldoko untuk menguasai Partai Demokrat dengan cara-cara yang tidak patut.

Menurut Herzaky, Konstruksi besar dari persoalan yang terjadi di Partai Demokrat ini, dimulai dari ambisi seorang KSP bernama Moeldoko, yang ingin sekali menjadi Presiden. KSP Moeldoko disebut sebagai seorang petualang politik, sejak ia melakukan Operasi Sajadah ketika menjadi Pangdam III Siliwangi. Lalu dimasukan kotak menjadi Wagub Lemhannas.

Herzaky juga menceritakan bahwa ambisi Moeldoko menjadi Presiden, pertama kali muncul pada 2014. “Ada seorang pengusaha nasional yang menghadap Presiden SBY dan meminta restu Pak SBY, agar PD mengusung Moeldoko sebagai Calon Presiden. KSP Moeldoko saat itu masih perwira aktif dan baru saja diangkat menjadi Panglima TNI” ungkapnya.

Selanjutnya, masih menurut Herzaky, pada bulan Mei 2015 pagi-pagi sekali dengan menggunakan seragam dinas Panglima TNI, Moeldoko datang ke Cikeas. Hari itu, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan berangkat ke Surabaya untuk melakukan Kongres Partai Demokrat. Saat itu SBY berpikir, ada sesuatu yang sangat penting dan mendesak, atau darurat, karena seorang Panglima TNI aktif dengan seragam dinas, menghadap seorang mantan Presiden, mantan Panglima Tertinggi, pada pagi-pagi hari sekali.

“Ternyata, pesannya tidak sepenting dan semendesak yang diduga. Moeldoko hanya mengatakan: Pak, tolong kalau Bapak terpilih lagi sebagai Ketua Umum, agar Bapak mengangkat Marzuki Alie sebagai Sekjennya” cerita Herzaky.

Herzaky menambahkah bahwa pada saat itu SBY marah, bukan saja karena Moeldoko yang adalah Panglima TNI aktif telah melanggar konstitusi dan undang-undang dengan melakukan politik praktis dan intervensi, tetapi SBY juga marah karena sebagai salah satu penggagas dan pelaksana reformasi TNI. “Pak SBY tidak rela TNI dikotori oleh ambisi pribadi yang ingin berkuasa dengan cara-cara yang melanggar aturan dan hukum” ujar Herzaky.

Sebelumnya, diawal konferensi pers Herzaky mengatakan dengan tegas bahwa seluruh kader Partai Demokrat akan melakukan perlawanan terhadap para pembegal Partai Demokrat. (w2n)

Baca Juga

Januari 21, 2023

Tolak Sistem Pemilu Coblos Lambang Partai, Kader Demokrat ini Daftar Ke MK

LunpiaJatengNews.com - Jansen Sitindaon SH, MH menolak pemilihan legislatif (Pileg) kembali menggunakan sistem proporsional tertutup (Coblos Lambang Partai). Jansen memberikan kuasa ke Badan Hukum...

Desember 24, 2022

Pawai Bersama KPUD Wonogiri, Partai Demokrat Terlihat Sangat Kompak

LunpiaJatengNews, Wonogiri – KPUD Kabupaten Wonogiri telah menyelenggarakan pawai budaya yang diikuti oleh seniman dan budayawan serta seluruh partai politik peserta pemilu 2024 (Sabtu, 24 Desember...

Desember 24, 2022

Peringati Hari Ibu, Srikandi Demokrat Wonogiri Berbagi Makanan Dalam Kegiatan Jum’at Berkah

Wonogiri, LunpiaJatengNews.com – Para Kader Srikandi Partai Demokrat Kabupaten Wonogiri berkumpul di kantor DPC Demokrat untuk membagikan puluhan paket makanan dalam kegiatan jum’at berkah...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Newsletter

Langganan Newsletter

Recent News